Cara menguasai suasana saat proses interview

Tips interview kali ini sedikit berbeda dan lebih spesifik lagi, ini bukan tentang bagaimana cara menulis CV atau juga berpakaian, tetapi tentang bagaimana cara menguasai situasi dan suasana saat interview. hal ini memang tidak menentukan apakah lamaran diterima atau tidak, tetapi dengan menguasai suasana kita bisa mengendalikan emosi, dapat berpikir lebih jernih, relax dan secara psikis pun akan baik, sehingga mental kita untuk menghadapi sang pewawancara akan naik.

Pada dasarnya ada 4 tips interview tentang cara menguasai suasana atau situasi dalam ruangan, di antaranya adalah datang terlebih dahulu di dalam ruangan, mengidentifikasi interviewer, berkomunikasi dengan baik, menjadi diri sendiri, dan mendeskripsikan siapa diri anda.

terdengar remeh namun hal ini penting secara psikis, semakin nyaman semakin baik diri kita dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan. Baiklah dibawah ini adalah penjelasan dari 5 cara di atas tadi yang bisa anda praktikan saat interview nanti.

4 Tips interview / cara menguasai suasana saat interview

1 ) Datang lebih dulu/awal

Berdasarkan pengalaman banyak orang ketika mendapatkan panggilan kerja, biasanya saat sampai di kantor tersebut kita akan disuruh menunggu dulu oleh resepsionis dan baru setelah itu di antar ke dalam ruangan.

Jika anda datang ke dalam ruangan interview terlebih dahulu di bandingkan si pewawancara, maka ini akan menjadi sebuah keuntungan. cari posisi duduk yang nyaman, baca doa, dan lihatlah sekeliling ruangan itu akan membuat anda lebih tenang.

tetapi jika anda telah di tunggu di dalam ruangan oleh pewawancara ini baru hal yang sulit, karena secara tidak sadar anda akan di intimidasi dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana. seperti contoh silahkan duduk, bagaimana dijalan, dan lain-lain. Pewawancara langsung menohok pertanyaan kepada anda tanpa memberi kesempatan untuk mengenali situasi.

Solusinya adalah jangan malu bertanya balik seperti contoh jika anda ditanya “bagaimana kabarnya?”¬†jawab dengan melempar pertanyaan yang sama. atau sekedar basa-basi misalnya dengan “kantornya bagus ya bu/pak” ,

kenapa harus demikian? karena ini akan memberikan boost moral untuk anda walaupun sedikit, dengan memberikan perlawanan melalui psikologi komunikasi.

2 ) Identifikasi interviewer

Masih dengan kasus yang di atas jika anda datang terlebih dahulu di ruangan interview, setelah menjalankan tips interview yang pertama maka selanjutnya mengidentifikasi interviewer.

Ada 2 jenis pewawancara ketika ia baru datang ke ruangan, yang pertama ketika dia datang langsung mengajukan pertanyaan, biasanya orang tersebut memiliki sifat yang tegas dan ia memang benar-benar serius membutuhkan pekerja, yang perlu anda lakukan adalah sedikit lebih fokus dengan menjawab semua pertanyaannya dengan cepat dan efisien. deskripsikan diri anda sejelasnya-jelasnya secara singkat dengan menggunakan bahasa yang sederhana.

yang kedua ketika ia datang dia langsung duduk dan membaca CV anda terlebih dahulu, kemudian dalam beberapa saat dia akan memberikan pertanyaan untuk anda konfirmasi, seperti contoh “apa benar anda pernah kerja di perusahaan ini sebelumnya?”¬†

Biasanya ini adalah tipikal orang yang lebih santai dan lebih lunak, yang perlu dilakukan hanyalah mencoba mengakrabkan diri dengan si pewawancara dengan memberikan jawaban-jawaban yang menarik yang membuatnya terkesan dengan anda.

Aplikasi Payroll Online

3 ) Komunikasi antar personal

Dengan menjalankan 2 tips interview di atas sebenernya itu sudah mempermudah anda dalam menguasai situasi, yang selanjutnya yang harus dilakukan adalah berkomunikasi sebaik mungkin. ceritakan siapa diri anda sejelas mungkin dan juga banggakan diri anda tanpa terdengar sombong, karena itulah nilai jual anda sebagai pelamar.

4 ) Be Your self

Tips interview yang terakhir adalah Setelah mental anda terbentuk dengan baik dengn 3 tips di atas, langkah selanjutnya adalah menjadi diri sendiri, tunjukan diri anda dengan sikap yang baik dan sopan.